Teach What You Know

Tahun 2009-2012 Saya pernah jadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Aktivitas harian seputar baca2 materi, bikin slide presentasi & mengajar di kelas.

Sebagai dosen junior, Saya lebih sering dapat mata kuliah sisa. Mata kuliah yang gak menarik, yang gak ada dosen yang mau ngajar (termasuk Saya). Tapi karna kewajiban pekerjaan, mau gak mau, ya harus dijalani.

Lama2 Saya merasa bosan dengan rutinitas ini. Semuanya seperti berjalan auto-pilot, tanpa ruh dan passion.

Tahun 2013, saya “cuti” dari mengajar secara resmi di institusi, tapi masih cerewet ‘sharing’ di socmed (waktu itu yang asyik di Twitter).

Seiring berjalan waktu, Twitter makin sepi dan temen2 makin rame ke Instagram. Praktis Saya jadi terbawa arus.

Perlahan, Facebook jadi mulai rame lagi. Ditandai dengan momen Instagram dibeli Facebook. Akun fb yang sudah mati suri, akhirnya hidup lagi.

Bosan dengan arus mainstream, tahun 2014 Saya memutuskan untuk kembali ke blog pribadi. Kebetulan domain putranto.com juga baru available sejak ditinggalkan pemilik lama.

Tren social media bisa silih berganti, tapi berkreasi di blog pribadi seperti punya rumah sendiri.

Apapun medianya, semangatnya tetap sama: bagikan yang dipelajari, ajarkan yang diketahui.


Artikel ini pertama kali di-publish di Facebook Page baru Saya.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *